• jobs in sales , sales jobs
  • Terbaru

  • Pilih Topik

Yang Kita Lakukan Setelah “SP” Pertama

Pernahkah anda mendapat ‘Surat Peringatan’ (SP) pertama atas kesalahan yang anda lakukan di kantor? Kalau pernah, bagaimana perasaan anda? Malu, keki, gengsi, atau sedih? Memang, banyak yang merasa ‘down’ setelah mendapatkan SP pertama. Karena SP merupakan teguran tertulis yang membuat anda masuk dalam ‘black list’ karyawan. Akibatnya, kerja semakin tak bergairah karena merasa ‘malu’ menerima SP. Bahkan ada sebagian orang yang merasa karirnya tinggal sebentar lagi.

Parahnya ada juga orang yang lantas mengundurkan diri dari pekerjaannya setelah menerima SP satu. Padahal pengunduran diri itu lebih disebabkan oleh ‘ego’ nya, karena merasa gengsi mendapat teguran berupa SP. Perlu anda ketahui sikap tersebut mengesankan ketidakdewasaan dalam menyikapi persoalan. Lalu bagaimana sebaiknya? Kalau anda mengalaminya, mungkin tips berikut berguna bagi anda.

Surat peringatan pertama memang bisa disusul dengan surat peringatan kedua dan ketiga. Tetapi itu jika anda tidak berusaha untuk memperbaiki kesalahan anda atau kalau sikap anda semakin memburuk. Seperti yang telah diketahui, jika sudah sampai pada SP tiga, berarti tamatlah riwayat karir anda di perusahaan tersebut.

Tetapi jika anda segera memperbaiki diri dan tidak melakukan pelanggaran apapun setelah SP pertama, kesempatan untuk berkarir dan berprestasi pun tetap terbuka. Tapi ingat, anda harus lebih hati-hati dalam bersikap. Karena biasanya setelah SP pertama, anda berada di bawah pengawasan atasan dan HRD secara lebih ketat.

Namun tentu saja jika anda sungguh-sungguh dalam memperbaiki sikap dan kinerja sekaligus mentaati semua peraturan yang ditetapkan, atasan anda tidak menutup mata kok. Ia dapat menilai bahwa anda memang serius memperbaiki kesalahan.

Apalagi jika anda mampu menunjukkan prestasi, bisa jadi pelanggaran yang pernah anda lakukan akan dilupakan. Dan kesempatan untuk terus berkembang pun kembali terbuka luas. Yang jelas, jangan sekalipun tergoda untuk melakukan pelanggaran lagi. Jagalah kepercayaan yang telah anda dapatkan kembali.

(source : rileks.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: