• jobs in sales , sales jobs
  • Terbaru

  • Pilih Topik

POLITIK KANTOR (2)

Mengenali ‘tokoh politik’…

Karena politik kantor itu melibatkan orang-orang tertentu, gaya berinteraksi dan komunikasi antarpersonal, serta upaya mengembangkan hubungan taktis dan melancarkan pekerjaan, maka yang perlu anda perhatikan atau cari adalah:

Orang-orang yang berpengaruh
Tokoh berpengaruh di sini tidak selalu identik dengan abatan yang tinggi, tetapi dari seberapa kuat posisisnya dalam pengambilan keputusan

Orang yang dekat dengan pimpinan
Biasanya dia sering diandalkan atasan, dimintai pendapat dalam berbagai rapat, bahkan di luar kantor dia sering terlihat mendampingi atasan.Tak terlalu slah kalau kita berasumsi dia punya ‘pengaruh’ terhadap atasan, sehingga kalau anda menghadapi masalah dan perlu pertimbangan atasan segera, anda bisa memanfaatkan bantuannya.

“Klik” atau kelompok yang terlihat menonjol
Perhatikan bagaimana mereka berinteraksi baik satu sama lain maupun saat berurusan dengan orang di luar kelompoknya.Pengelompokan mungkin terjadi antara mereka yang berasal dari almamater yang sama , atau memiliki latar belakang ketrampilan atau idealisme yang sama.Bahkan juga mungkin terjadi karena minat, hobi, dan gaya hidup yang sama. Jika melakukan pendekatan pada kelompok tertentu, tentu saja harus disesuaikan dengan kelompoknya

Pola Interaksi
Selain individu atau kelompok, ada baiknya anda peka terhadap pola interaksi dan komunikasi antarindividu di kota anda.Misalnya, anda sering terlihat bersam si B, tetapi isi komunikasi mereka hanya hal-hal ringan.Sementara intensitas hubungan si A dan si C tampaknya biasa saja, tetapi komunikasi yang mereka lakukan lebih berbobot, isi pembicaraan menyangkut isu penting di dalam kantor dan mempunyai pengaruh pada pekerjaan.

Bahasa terselubung
Andapun diharapkan cukup pandai menerjemahkan bahasa terselubung yang kerap dipakai dalam situasi politik kantor.Contohnya, seorang atasan mengatakan,
“karena Pak Deni sudah tidak di kantor kita lagi, yang kan meminpin divisi anda sekalian adalah Bu Helen, yang dalam hal ini akan dibantu oleh Nike”
Kalau disimak lebih dalam lagi, mungkin di balik kalimat itu, ada makna lain:
“karena setelah sekian periode performa Pak Deni buruk dan karirnya dipecat,maka Bu Helen untuk sementara waktu memimpin divisi anda.karena Bu Helen pun bukan pengganti yang tepat, maka dia harus dibantu oleh Nike yang lebih memiliki kompetensi.”

 

(source : cdc.eng.ui.ac.id)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: